Rabu, 17 April 2013

cara kerja karburator

karburator.jpg

Karburator adalah salah satu komponen yang sangat penting atau jantung pengisian dari sebuah kendaraan bensin.

Fungsi dari Karburator sendiri ialah untuk mencampur bahan bakar (maksud saya bensin dan bukan solar) dengan udara sebelum masuk ke ruang bakar (silinder) dan langkah ini tentunya untuk melakukan pembakaran agar dapat menggerakan piston dan mesin untuk menghasilkan tenaga pada kendaraan.

Lalu bagaimana Cara Kerja Karburator tanya

Cara Kerja Karburator

~ Ketika mesin dihidupkan maka silinder akan mengadakan gerak isap sehingga isapan tersebut akan menghisap udara luar untuk masuk ke dalam ruang bakar melalui spoeyer (jet), sehingga tekanan udara di permukaan jet rendah dari spoeyer tadi akan memancarkan bensin.
Pancaran tersebut berupa kabut bensin (otomisasi) yang disebabkan oleh adanya udara yang mengalir melalui saluran udara ke setiap spoeyer (baik dari main jet atau filot jet).
Langkah ini memudahkan pencampuran antara bensin dan udara (menjadi gas) yang diperlukan oleh mesin melalui proses pembakaran di ruang bakar yang dilakukan oleh busi.

~Saat akselerasi karburator bekerja dengan bantuan nozel akselerator yang berfungsi menambah pasokan bahan-bakar (bensin) ke mesi pada saat throattle gas dibuka secara spontan (dadakan).

~Pada saat rotasi cepat (rpm tinggi) main jet dan pilot jet pada karburator akan terbuka penuh sehingga menghasilkan tenaga yang besar dan tentu saja mengeluarkan bahan-bakar yang besar pula.

Fungsi dari Komponen Karburator

~ Main Jet berfungsi menyuplai kebutuhan bahan-bakar sesuai pada kebutuhan dan tingkat kecepatan putaran mesin (rpm sedang sampai tinggi)

~Filot Jet berfungsi menyuplai bahan-bakar kedalam silinder mesin saat mesin dalam tingkat putaran stationer (langsam) rpm rendah sampai sedang.

~ Pelampung Karburator (float) berfungsi mengatur pergerakan Jarum Pelampung (float valve) berdasarkan jumlah bahan-bakar pada ruang karburator.

~Jarum Pelampung (float valve) berfungsi menutup dan membuka saluran bahan bakar dari tangki (menyuplai bensin dalam karburator)

~Piston valve/ Piston Gas (throatle valve) berfungsi merubah putaran mesin dan mempertahankan putaran (kecepatan) mesin pada beban yang berbeda (diatur oleh handle gas dengan bantuan labrang gas pada umumnya)

~Cuk (Choke valve) berfungsi memperkaya campuran bahan bakar (lebih tepat digunakan untuk menghidupkan mesin saat mesin dingin)

~Secrup Setelan Gas (Piston Valve Screw) berfungsi mengatur besar kecilnya piston valve pada saat mesin putaran stasioner (langsam)

~Secrup Setelan Angin (Pilot Screw) berfungsi mengatur jumlah aliran udara yang masuk ke ruang silinder sehingga diperoleh campuran yang seimbang.

"kedua setelan inilah yang di atur agar memperoleh campuran yang benar-benar seimbang baik pada putaran langsam (stationer) atau putaran tinggi (full gas)" "campuran yang tidak seimbang akan menyebabkan miskin campuran atau malah kaya campuran" > "kata para mekanik (brebet) mengakibatkan borosnya bensin dan hilangnya tenaga pada rpm tertentu. . .

~Pompa Akselerasi berfungsi menambah jumlah bahan bakar saat mesin mengalami perubahan RPM dari putaran rendah ke putaran tinggi.

Type Karburator

~ Karburator arus datar : Karburator yang arah masuknya gas kedalam ruang bakar (silinder) dengan arah datar, karburator type ini banyak digunakan pada motor produk jepang.

~ Karburator arus Turun : Karburator yang arah masuknya gas kedalam ruang bakar dengan arah menurun, karburator jenis ini banyak banyak digunakan pada motor scooter jaduler (vespa) ducati  , produk india (bajaj)  dan sedikit motor jepang (suzuki) jadul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar